
Sejarah Bathtub
March 15, 2018
Bathtub di Bali
May 12, 2018Bathtubbers, kali ini kita akan menjelaskan tentang cara instalasi pemasangan bathtub. Pastikan anda sudah mengukur bathtub yang sudah anda beli.Sementara bila anda belum membeli bathtub, anda harus mempelajari dulu situasi kamar mandi anda baik itu ukuran, komposisi dan bahan bathtub yang akan anda pakai.
1. BUAT SISI DAN LANDASAN : Landasan bathtub bisa menggunakan habel, semen dan pasir atau batu bata.
2. SISI DEPAN TERAKHIR DIPASANG : anda ketahui sebagai pemilik yang mengetahui persis kondisi kamar mandi anda. tidak sulit, hanya satu hal yang harus diperhatikan yaitu letak pintu instalasi.
3. BUAT PINTU INSTALASI : pintu instalasi untuk avur sebelum keramik terpasang.Mengetahui memungkinkan dibuat atau tidaknya pintu instalasi ini akan sangat berpengaruh pada instalasi penempatan bathtub yang akan disiapkan nantinya. Jadi perhatikanlah letak pintu ini.Pemasangan avur merupakan hal yang tidak kalah penting bila dibandingkan dengan pemasangan bathtub. Dipasaran sendiri, umumnya dijual 2 jenis avur. Yaitu avur bathtub dengan over flow, dan avur bathtub pop up tanpa over flow. Biasanya avur pop up tanpa over flow digunakan untuk bathtub-bathtub type standing. Fungsi avur bathtub adalah untuk jalan air keluar bathtub menuju pembuangan saat air telah selesai digunakan di bathtub. Selain itu, fungsi avur juga sebagai over flow. Artinya, saat kita mengisi bathtub dan lupa menutup, air juga akan mengalir melalui avur di bagian atas, sehingga tidak akan memenuhi bathtub sampai tumpah ke lantai.
Fungsinya untuk memperbaiki avur bila terjadi gangguan atau hendak diganti, tanpa lagi mengangkat bathtub.
Pintu instalasi dibuat dengan ukuran standart 40 x 40 cm. Tetapi bisa juga diperkecil mengikuti keadaan, tapi.. harus diuji juga penggunaannya apakah bisa bermanfaat atau tidak. Soalnya kalau buat pintu instalasi kecil tapi tidak muat untuk perbaikan, itu sama saja nol. Fungsi dari avur juga sebagai pengalir air ke pembuangan bila air berlebihan karena lupa tutup kran misalnya. Saat kita mengisi bathtub dan lupa menutup, air juga akan mengalir melalui lubang di dinding bathtub yaitu bagian avur yang sebelah atas sehingga tidak akan memenuhi bathtub sampai tumpah ke lantai. Lubang ini juga bagian dari avur karena ke pembuangan juga.
Dalam artikel ini, kami akan memberikan panduan langkah demi langkah tentang bagaimana memasang bathtub dengan benar, mulai dari persiapan hingga penyelesaian akhir. Mari kita mulai!
Langkah 1: Persiapan
- Evaluasi ruang: Ukur ruang kamar mandi Anda untuk memastikan bahwa bathtub yang Anda pilih akan sesuai secara fisik.
- Perencanaan: Buatlah rencana instalasi yang mencakup pemilihan peralatan, material, dan alat yang diperlukan.
- Persiapan alat dan material: Pastikan Anda memiliki semua alat dan material yang diperlukan sebelum memulai proses instalasi.
Langkah 2: Ganti Bathtub Lama (Jika ada)
- Matikan pasokan air: Putuskan aliran air ke kamar mandi dan buang air sisa di dalam bathtub.
- Lepaskan perlengkapan: Lepaskan kran, saluran pembuangan, dan perlengkapan lainnya yang terhubung ke bathtub lama.
- Bersihkan area: Bersihkan area di sekitar bathtub dan pastikan tidak ada kerusakan struktural yang perlu diperbaiki sebelum memasang bathtub baru.
Langkah 3: Pemasangan Bathtub Baru
- Siapkan alas: Pasanglah alas atau bantalan di area di mana bathtub akan ditempatkan. Alas ini akan membantu meredam suara dan mencegah gesekan antara bathtub dan lantai.
- Tempatkan bathtub: Letakkan bathtub di atas alas dengan hati-hati dan pastikan posisinya sejajar dengan dinding dan lantai.
- Sambungkan saluran pembuangan: Hubungkan saluran pembuangan pada bathtub dengan saluran pembuangan yang ada di lantai. Pastikan untuk mengamankan koneksi dengan kuat dan memastikan tidak ada kebocoran.
- Pasang perlengkapan: Pasang perlengkapan seperti kran, shower, dan keranjang penyimpanan sesuai petunjuk pabrik.
- Sambungkan pipa aliran air: Sambungkan pipa air ke kran dan pastikan tidak ada kebocoran. Nyalakan pasokan air dan periksa apakah semua perlengkapan berfungsi dengan baik.
- Periksa kebocoran: Setelah instalasi selesai, periksa apakah ada kebocoran pada saluran pembuangan, koneksi pipa air, atau perlengkapan kamar mandi. Perbaiki masalah yang terdeteksi segera.
Langkah 4: Penyelesaian/Finishing
- Sempurnakan dan perbaiki kekurangan di area sekitar: Pasanglah panel atau dinding aksen di sekitar bathtub, jika diperlukan, untuk memberikan tampilan yang estetis.
- Segel dan finishing: Gunakan sealant atau silicone untuk mengisi celah antara bathtub dan dinding, serta antara bathtub dan lantai. Berikan sentuhan akhir dengan membersihkan permukaan bathtub agar terlihat bersih dan mengkilap.




